Bakteri “Baik“ Ikut Terbasmi

Jika mendengar kata “bakteri”, kerap kali yang terlintas di pikiran adalah organisme yang merugikan dan menyebabkan penyakit. Namun, sebenarnya bakteri tidak selamanya seperti yang dibayangkan karena sebenarnya mikroorganisme satu ini juga banyak menguntungkan manusia. Jadi, dapat dikatakan bakteri bukanlah musuh manusia karena manusia tidak bisa hidup tanpa bakteri.

Di dalam tubuh banyak sekali terdapat bakteri, bahkan salah satu kandungan ASI merupakan bakteri. Intinya, hanya kurang dari 2% saja bakteri yang “jahat”, justru mayoritas adalah bakteri “baik” yang menguntungkan manusia. Contoh, ada beberapa manfaat bakteri di usus yaitu:

• Mengubah makanan menjadi gizi yang dibutuhkan tubuh.

• Memproduksi vitamin B dan K.

• Memperbaiki sel dinding usus yang tua dan rusak.

• Merangsang gerak usus sehingga tak mudah muntah ataupun konstipasi.

 • Menghambat bakteri jahat berkembang biak dan secara tak langsung mencegah tubuh agar tidak terinfeksi bakteri jahat. Nah, bakteri “baik” ini akan ikut terbasmi apabila kita mengonsumsi antibiotik tanpa jelas alasannya. Efek lebih luas lagi dari penggunaan antibiotk yang tak bijak (tidak pada tempatnya dan berlebihan) adalah:

• Membunuh kuman “baik” yang berguna bagi tubuh. Alhasil, “wilayah” yang awalnya ditempati bakteri “baik” digantikan oleh bakteri “jahat”. Hal ini disebut superinfection.

• Bakteri-bakteri yang tak terbunuh mengalami mutasi dan menjadi kuman yang resistan/kebal terhadap antibiotik, dikenal dengan istilah superbugs. Resistansi bakteri terhadap antibiotik akibat penggunaan antibiotik yang tidak sesuai bisa menyebabkan beberapa hal, di antaranya memperpanjang periode sakit, memperburuk kondisi klinis, meningkatkan biaya pengeluaran, serta menimbulkan efek samping dan toksisitas yang lebih besar pada tubuh.

Resistansi bakteri atas antibiotik pun akan merugikan lingkungan, karena menyebabkan peningkatan potensi jumlah pasien infeksi dan menambah risiko terjadinya pandemi bakteri yang resistan terhadap antibiotik. Nantinya, penderita penyakit akan sulit mencari antibiotik yang efektif lantaran bakteri sudah kebal terhadap antibiotik.

Menjaga kesehatan anak dan anggota keluarga memang sangatlah penting agar semua bisa sehat dan beraktivitas sehari hari dengan baik. untuk menambah wawasan mengenai cara hidup sehat yang baik dan benar simak blog gaya hidup sehat yang bisa diakses di internet kapan saja dan dimana saja. disana terdapat banyak informasi mengenai cara menangani penyakit ringan yang sering terjadi.