Nokia Lumia 1520 – Sang Ahli Fotografi

Nokia Lumia 1520 – Sang Ahli Fotografi

Tak perlu diragukan lagi, penerus Nokia 1020 ini memiliki fitur fotografi yang mumpuni. Kondisi low light pun ‘dihajar’ dengan rekam lensa yang tajam. Resolusi prima, kepekaan lensa yang andal, serta kemampuan layar yang memanjakan membuat Lumia 1520 nyaris tanpa cela. Aspek fotografi jelas mendapat prioritas. Seberapa besar porsinya Kamera Aspek ini digadang-gadang menjadi salah satu yang terbaik di kelas smartphone premium. Tanpa basa-basi SINYAL pun membawanya ke beberapa tempat yang spesial. Taman Bunga Nusantara dan berkeliling ke Tiongkok dijadikan tempat untuk menguji ketangguhan kamera dalam mengadopsi warna-warna cerah saat di kondisi outdoor.

Insight Game Petualangan Offline Yang Lagi Terkenal

Foto makro dan lansekap panorama menjadi pilihan genre yang pas untuk mengujinya. Di makro, tak ada yang bisa mengelak detil foto masih bisa terekam dengan sempurna. Kelopak bunga yang menjadi objek foto pun menjadi terlihat indah dengan terekamnya benang sari dengan jelas. Sementara di lansekap, panorama area Taman Bunga Nusantara terabadikan dengan baik. Kombinasi pepohonan dan langit menjadi lukisan yang elok. Pindah ke kondisi indoor, SINYAL memotretnya di salah satu interior kamar Hotel berbintang. Temaram lampu yang ‘hangat’ mampu tercermin dari foto yang dijepret. Gambar pun tidak berpasir dengan noise yang minim.

Teknologi kamera 20 MP Pureview dengan lensa Carl Zeiss yang memang sudah teruji menjadi jawaban yang beralasan. Sama dengan kamera, hasil video juga memberi senyum sungging saat di putar ulang. Gambar video bisa lebih smooth dengan pergantian cahaya gelap terang yang tidak drastic. Sensor yang ada mampu beradaptasi dengan baik sehingga tidak terlalu mengkhawatirkan bila digunakan pada kondisi malam hari. Begitu juga saat digunakan untuk memotret a la light painting. Lumia 1520 dapat memberikan sentuhan yang berbeda. Cahaya mobil yang dilukiskan melalui framenya apik dan tidak menimbulkan efek cahaya yang berlebihan.

Tinggal atur saja yang sesuai dengan tingkat kebutuhannya dan gunakan tripod untuk menopang lumia 1520 agar tidak bergoyang. Desain Dengan bodi bongsor, Lumia 1520 diidentikan sebagai sebuah phablet dibandingkan ponsel. Tubuh raksasa dengan dimensi 162.8 x 85.4 x 8.7 mm menjadi bukti fisik yang tak terbantahkan. Menjajal menggenggamnya pun tak terasa nyaman. Apalagi bila dipaksa untuk mengetik. Cukup merepotkan. Mirip dengan gaya yang diusung 1020, phablet a la Nokia ini tak mengubah lekuk tampilan fisiknya secara drastis. Model persegi yang menyolok menjadi identitas.

Perbedaan yang terasa krusial hanya di besar dan ‘punuk’ di bagian punggungnya. Ya, pada kamera 1020, moncong lensa kamera sengaja dibuat keluar, sedangkan 1520 tidak. Selebihnya, nyaris tidak ada hal lain yang istimewa, bila disandingkan dengan sang kakak. O ya, hampir terlupa, Nokia Lumia 1520 mengadopsi lampu kilat dual LED bukan xenon fl ash. Hal ini sebenarnya sah-sah saja, karena dual LED pun cukup baik untuk mengatasi gambar di area minim cahaya.

Pindah ke detail tombol dan port, bagian ini memang dibikin serupa dengan para pendahulunya. Tepi kanan diisi oleh tombol pengaturan volume, menghidupmatikan, dan kamera. Bergeser ke kiri, terdapat dua buah lubang yang ditutup rapat. Keduanya harus menggunakan pencungkil bila ingin membukanya. Port pertama, untuk membenamkan Micro SD, sedangkan satunya untuk nano SIM. Ingat ya, Nano, bukan Micro. Mirip dengan kartu yang digunakan oleh iPhone 5s.