Tips Sederhana untuk Ibu Hamil

Yuk, Coba Self Healing!

Secara umum self healing adalah teknik untuk “menyembuhkan diri sendiri”. Untuk Mama hamil, self healing dapat membuat kehamilan lebih nyaman sehingga persalinan berjalan lancar. Salah satu teknik self healing adalah melakukan olah napas. Caranya? Ini dia: • Tariklah napas dengan kuat, lalu tahan selama 5 detik. • Lepaskan tarikan napas tersebut dengan perlahan. • Ulangi terus sampai beberapa saat. Teknik ini akan membuat tubuh terasa relaks dan menghilangkan kegundahan. Mama juga bisa mempraktikannya saat perut terasa menegang atau ada tendangan janin yang terasa kuat.

Syarat Waterbirth

Apakah Mama tertarik untuk water birth alias melahirkan dalam air? Bila ya, pastikan Mama dan si calon bayi memenuhi syarat-syarat ini: • Bayi tidak sungsang atau kelainan posisi lainnya. • Mama tidak punya penyakit yang mudah ditularkan pada bayi, seperti herpes. • Air ketuban normal. Air ketuban berwarna hijau kental menandakan bayi dalam kondisi stres. • Tidak mengalami plasenta previa (kelainan letak plasenta). Mama dengan kelainan plasenta umumnya harus melahirkan dengan sesar.

Gula Buatan Tidak Dianjurkan

Penggunaan gula sintetis seperti saccharine tidak dianjurkan saat kehamilan. Gula sintetis dapat menembus plasenta dan memasuki sirkulasi darah janin. Janin akan berisiko menderita kanker kandung kemih akibat penimbunan gula sintetis tersebut dalam kandung kemihnya.

Saat Tepat Cek Infertilitas

Mama dan Papa sebaiknya menjalani konsultasi infertilitas bila sudah setahun menikah dan belum hamil, padahal: – tidak menggunakan KB selama 12 bulan sebelumnya. – tidak tinggal terpisah selama setahun sebelumnya, misal suaminya di luar negeri. – mengadakan hubungan intim secara teratur 2—3 kali seminggu.

Benarkah Kucing Penyebab Toksoplasma?

Sebetulnya yang jadi penyebab tokso adalah larva dari parasit Toxoplasma gondii yang hidup pada binatang, kemudian berpindah pada manusia. Contoh, ada kotoran kucing di rerumputan. Rumput itu lalu dimakan oleh kambing. Nah, daging kambing tersebutlah yang jika tidak dimasak matang masih mengandung larva hidup.

Karena itulah, Mama yang tengah berbadan dua selalu disarankan untuk mengonsumsi daging matang demi memastikan semua larvanya sudah mati. Oh ya, larva juga bisa terbang bersama debu dan hinggap pada makanan yang dijual di pinggir jalan. Jadi, jangan makan di sembarang tempat ya Mam.

Simak juga informasi berikut ini mengenai lembaga belajar bahasa jerman terbaik.