5 Masalah Makan Pada Batita

Masa Balita dikenal dengan masa emas (golden years). Pada masa inilah otak tengah berkembang sangat pesat. Nah, salah satu cara memaksimalkan tumbuh kembang otak si kecil adalah dengan memberikan nutrisi yang tepat. Mengapa tepat? Sebab, baik kelebihan maupun kekurangan gizi, samasama berdampak negatif pada tumbuh kembang anak.

Gizi kurang dapat menyebabkan lambatnya pertumbuhan, daya tahan tubuh rendah, dan kurangnya kecerdasan. Sedangkan gizi lebih dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif kelak seperti diabetes, jantung, stroke, dan lainnya. Namun, terkadang memenuhi kebutuhan nutrisi batita menjadi suatu tantangan tersendiri bagi orangtua.

Ada saja anak yang pilah-pilih makanan, bahkan menolak makan. Atau ada juga batita yang mengalami sembelit. Berikut ini 5 rangkuman masalah makan yang kerap dialami batita. Mungkin si kecil juga mengalami hal yang sama? Intip juga cara mengatasinya:

• Picky Eater/ pilih-pilih makan. Perilaku ini memang merupakan salah satu problem yang sering dihadapi orangtua. Tak jarang, Mama Papa sampai frustrasi setelah usahanya merayu, bahkan sampai memaksa anak untuk makan ditanggapi dengan penolakan. Apa sebenarnya yang menyebabkan anak pilih-pilih makan? Coba Mama ingatingat apakah dulu si kecil memperoleh makanan padat sesuai usianya.

Karena ternyata, pilih-pilih makanan bisa terkait dengan kelemahan otototot di sekitar rongga mulut pada anak. Hal ini umumnya lantaran anak tidak terlatih mengunyah dan menelan makanan karena terlambat memperoleh makanan padat. Kasus ini bisa diatasi dengan sabar memperkenalkan makanan kasar pada anak. Karena dengan begitulah ia akan terbiasa mengunyah dan menelan.

Terlepas dari kasus di atas, agar anak tak menjadi seorang picky eater, ia sudah harus dilatih makan dengan gizi seimbang sejak dini. Contoh, banyak anak yang lebih menyukai dagingdagingan ketimbang sayur karena orangtuanya tak pernah melatih anaknya memberikan makanan alternatif yang memenuhi gizi seimbang.

Gizi seimbang adalah langkah utama dan penting untuk anak agar tumbuh kembang anak berjalan lancar. Selain itu juga tidak kalah penting adalah keterampilan dalam berbahasa. Berikan anak les di tempat terbaik seperti di Bimbingan Belajar bahasa Jerman terbaik di Tangerang. Karena disana semua pengajar profesional dan sangat sabar dalam mengajar sehingga anak akan sangat betah.