Panduan Singkat Memilih Skuter Listrik Untuk Anak-Anak

Apakah Anda sedang mempertimbangkan untuk memberi anak Anda hadiah skuter listrik? Ada begitu banyak merek dan model yang tersedia saat ini sehingga sulit menentukan pilihan dan memilih skuter yang tepat. Apakah skuter listrik merupakan pilihan yang baik, atau sebaiknya Anda memilih yang manual? Haruskah Anda memilih skuter berdiri atau model duduk bergaya Vespa? Usia, ukuran dan kemampuan anak Anda dalam mengendalikan skuter penting untuk dipikirkan saat memilih skuter yang tepat.

Pertama-tama, sebagian besar perusahaan yang memproduksi skuter listrik merekomendasikan bahwa hanya anak-anak berusia 8 tahun ke atas yang boleh menggunakan produk mereka. Ini adalah pedoman yang harus diperhatikan untuk keselamatan anak Anda. Anak dengan usia sangat muda mungkin akan mengalami kesulitan mengendalikan skuter listrik terkecil dan paling ringan sekalipun, yang berarti berpotensi mengalami kecelakaan.

Bahkan jika anak Anda berusia 8 tahun atau lebih, ada baiknya untuk mempelajari aturan dan hukum yang berlaku sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik. Beberapa negara memiliki batas usia yang berbeda untuk mengendarai skuter, dan beberapa kota menetapkan batas usia mereka sendiri yang kadang-kadang mencapai usia 17 tahun. Beberapa kota kecil bahkan tidak memperbolehkan skuter beroperasi di jalan raya, trotoar atau jalur sepeda.

skuter listrik anak

Anda juga harus mempertimbangkan berat badan anak Anda. Kendati skuter listrik hadir dalam berbagai model yang dapat menangani rentang berat yang berbeda, tentunya Anda menginginkan skuter yang pas untuk anak Anda. Misalnya, jika Anda melihat skuter stand-on, dan anak Anda memiliki berat 36 kg, maka skuter yang memiliki batasan berat hingga 54 kg akan lebih baik daripada skuter yang mampu mengangkut beban seberat 99 kg.

Sering kali kita beranggapan bahwa semakin besar sebuah skuter, maka akan semakin baik dan bahkan lebih aman. Ketika anak Anda bertumbuh, skuter yang lebih besar mungkin tampak ideal. Akan tetapi, skuter yang memiliki daya angkut lebih besar biasanya berbobot lebih berat, dan mungkin lebih sulit untuk dikendalikan oleh anak yang bobotnya lebih ringan. Di sisi lain, jika anak Anda memiliki masalah keseimbangan, Anda bisa mempertimbangkan skuter yang sedikit lebih besar. Skuter berukuran besar biasanya memiliki dek yang lebih luas yang dapat menawarkan lebih banyak stabilitas dan keseimbangan.

Anda dapat memilih skuter model berdiri atau duduk untuk anak Anda. Anak yang sudah terbiasa dengan skuter manual biasanya lebih cepat beradaptasi dengan skuter model berdiri. Kendaraan ini persis seperti skuter klasik tetapi dengan penggerak elektronik. Beberapa model bahkan memungkinkan untuk disetel sehingga anak bisa berdiri atau duduk. Skuter duduk standar biasanya terlihat seperti Vespa mini atau bahkan moped kecil. Ban pada model ini biasanya beberapa inci lebih besar, dan itu dapat membantu keseimbangan. Selain itu, perbedaan utama terletak pada harga dan tampilannya, dengan model berdiri harganya sedikit lebih murah daripada skuter listrik duduk.

Sumber: electric vehicle indonesia